Langsung ke konten utama

Pengertian Diagram Class, Use Case, Sequence Diagram


 Sequence Diagram
Sequence diagram adalah suatu diagram yang menggambarkan interaksi antar obyek dan mengindikasikan komunikasi diantara obyek-obyek tersebut. Diagram ini juga menunjukkan serangkaian pesan yang dipertukarkan oleh obyek-obyek yang melakukan suatu tugas atau aksi tertentu. Obyek-obyek tersebut kemudian diurutkan dari kiri ke kanan, aktor yang menginisiasi interaksi biasanya ditaruh di paling kiri dari diagram. Pada diagram ini, dimensi vertikal merepresentasikan waktu. Bagian paling atas dari diagram menjadi titik awal dan waktu berjalan ke bawah sampai dengan bagian dasar dari diagram. Garis Vertical, disebut lifeline, dilekatkan pada setiap obyek atau aktor. Kemudian, lifeline tersebut digambarkan menjadi kotak ketika obyek melakukan suatu operasi , kotak tersebut disebut activation box. Obyek dikatakan mempunyai live activation pada saat tersebut. Pesan yang dipertukarkan antar obyek digambarkan sebagai sebuah anakpanah antara activation box pengirim dan penerima. Kemudian diatasnya diberikan label pesan.

Tujuan penggunaan sequence diagram :
1. Mengkomunikasikan requirement kepada tim teknis karena diagram ini dapat lebih mudah untuk dielaborasi menjadi model design.
2. Merupakan diagram yang paling cocok untuk mengembangkan model deskripsi use-case menjadi spesifikasi design.

Sequence diagram informasi Laundry
a. Login


b. Edit data pegawai


f. lihat laporan


 d. catat pendaftaran


e. meninggalkan baju


f.  catat transaksi



Use Case Diagram
Use-case Diagram adalah deskripsi dari fungsionality pada sistem. Penjelasan dari use case biasanya dibuat dalam teks sederhana sebagai pendokumentasian pada simbol use case, tetapi dapat juga digambarkan menggunakan activity diagram.
Use case digambarkan sebagai cara pandang terhadap sistem dariluar olehactor. Use case mempertegas fungsionality requirement sistem. Use case adalah deskripsi dari sekumpulan aksi yang berurutan sebagai akibat dari interaksinya dengan actor. Actor adalah representasi dari pengguna sistem yang berinteraksi dengan use case tetapi tidak memiliki control terhadap use case tersebut dan diluar sistem.



Berikut adalah usecase diagram dari sistem informasi laundry :




Pegawai dan Admin melakukan proses login. Pegawai menginput pendaftaran konsumen untuk menjadi member dimana konsumen mendaftar dengan memberikan tanda pengenal. Ketika konsumen meninggalkan baju, sebelumnya konsumen telah terdaftar pada SI. Dalam proses transaksi dimana baju telah selesai dilaundry, pegawai  mencatat transaksi sedangkan konsumen dapat mengambil baju dan membayar transaksinya. Tanda garis tanpa tanda panah menandakan dilaksanakan pada waktu yang bersamaan. Ada 2 proses yang bersamaan yaitu pada proses pendaftaran konsumen dan proses transaksi. Setelah login, Admin dapat mengedit data pegawai atau dapat melihat laporan baik itu bulanan maupun tahunan

Class Diagram
Class diagram mendeskripsikan jenis-jenis object dalam system dan berbagai macam hubungan statis yang terjadi. Class diagram juga menunjukkan property dan operasi sebuah class dan batasan yang terdapat dalam hubungan dengan object . Class diagram merupakan alat terbaik dalam perancangan perangkat lunak. Class Diagram membantu pengembang mendapatkan struktur system dan menghasilkan rancangan system yang baik.
Class diagram menggambarkan struktur dan deskripsi class , package dan object beserta hubungan satu sama lain seperti containment , pewarisan , asosiasi dan lain lain Class memiliki 3 area pokok yaitu : Nama , Atribut dan method.

Class Diagram dan Class Relationship Sistem Informasi Laundry



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Model Proses Perangkat Lunak

1. Model Waterfall Model Waterfall merupakan salah satu model untuk perencanaan dari sebuah Perangkat Lunak. Model Waterfall adalah salah satu model klasik yang bersifat sistematis. Mengapa disebut sistematis ? Karena model ini dikerjakan secara berurutan. Penggunaan model ini dalam penerapan di kehidupan sehari-hari sangatlah memakan waktu dan sangat sedikit dipakai membuat software. Namun model ini cocok untuk bisnis kecil. contoh model waretfall Kelebihan Model Waterfall : Merupakan model pengembangan paling handal dan paling lama digunakan. Cocok untuk sistem software yang bersifat generik. Pengerjaan projek sistem akan terjadwal dengan baik dan mudah dikontrol. Kekurangan Model Waterfall : Persyaratan sistem harus digambarkan dengan jelas. Rincian proses harus benar-benar jelas dan tidak boleh berubah ubah Sulit untuk mengadaptasi jika terjadi perubahan spesifikasi pada suatu tahapan pengembangan Cont...

Desain dan Konsep Perangkat Lunak

Desain adalah langkah pertama dalam fase pengembangan bagi setiap produk atau sistem yang direkayasa. Desain dapat didefinisikan berbagai “proses aplikasi berbagai teknik dan prinsip bagi tujuan pendefinisian suatu perangkat, suatu proses atau sistem dalam detail yang memadai untuk memungkinkan realisasi fisiknya”[TAY59]. Tujuan desainer adalah untuk menghasilkan suatu model atau representasi dari entitas yang kemudian akan dibangun. Desain Perangkat Lunak Dan Rekayasa Perangkat Lunak Desain perangkat lunak berada pada inti teknik dari proses rekayasa perangkat lunak dan diaplikasikan tanpa memperhatikan model proses perangkat lunak yang digunakan. Begitu persyaratan perangkat lunak telah mulai dianalisis dan ditentukan, maka desain perangkat lunak menjadi yang pertama dari tiga aktivitas teknik – desain, pembuatan kode dan pengujian – yang diperlukan untuk membangun dan menguji perangkat lunak. Persyaratan perangkat lunak, yang dimanifestasi oleh data, fungsional, dan model-...

Kebutuhan Perangkat Lunak

Jenis kebutuhan perangkat lunak dapat dibagi dalam 2 jenis, Kebutuhan Fungsional (  Functional Requirement ) Kebutuhan Non Fungsional ( Non Functional Requirement ) Functional Requirement Mendeskripsikan layanan, fitur atau fungsi yang disediakan atau diberikan oleh sistem bagi penggunanya. Kebutuhan fungsional awal merupakan fungsi atau layanan yang merepresentasikan goal dari pengguna ketika hendak menggunakan sistem. Contoh pada Sistem Mesin ATM : Mengecek saldo Menarik uang Mentransfer uang Melakukan pembayaran Non-Functional Requirement Mendeskripsikan sekumpulan batasan, karakteristik dan properti pada sistem, baik dalam lingkungan pengembangan maupun operasional, atau atribut kualitas yang harus dipenuhi oleh sistem. Contoh pada mesin ATM : Pengguna baru membutuhkan waktu belajar maksimal 10 menit untuk dapat menggunakan fungsi-fungsi utama sistem Sistem harus tetap berfungsi minimal 10 jam setelah pasokan listrik dari PLN terhenti ...